Hari ini, di sebuah bus, aku melihat seorang remaja tampan dengan rambut sedikit ikal. Aku iri melihatnya. Dia tampak begitu ceria, dan aku sangat ingin memiliki gairah hidup yang sama. Tiba-tiba dia terhuyung-huyung berjalan. Dia mempunyai satu kaki saja, dan memakai tongkat kayu. Namun ketika dia lewat .... ia tersenyum. Ya Allah, maafkan aku bila aku mengeluh. Aku punya dua kaki. Dunia ini milikku.
Tampilkan postingan dengan label ABOUT Me. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ABOUT Me. Tampilkan semua postingan
Rabu, 09 November 2011
Kamis, 03 November 2011
KEHILANGAN STNK
Assalamualaikum …. Kali ini saya akan membahas bagaimana cara mengurus STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) yang hilang dan mengurus surat-surat untuk mendapatkan STNK Duplikatnya. Saat kita kehilangan STNK, maka bingunglah rasa yang pertama kita dapatkan, dan menerka-nerka kapan kejadian dan bagaimana terjadinya serta berusaha mencarinya. Namun apabila itu semua telah dilakukan akan tetapi STNK tidak juga ketemu maka langkah terakhir adalah melaporkan ke POLISI dan mengurus STNK Duplikat. Dibawah ini syarat2 untuk mengurus STNK duplikat sebagai berikut:
Selasa, 01 November 2011
Anakku...
Nak, jauh sebelum kau hadir dalam kehidupan ayah dan ibu, kami senantiasa bermohon kepada Allah Swt agar dikaruniai keturunan yang sholeh dan sholihah, yang taat kepada Allah, berbakti kepada orang tua, rajin beribadah dan belajar, serta dapat menjadi penerus dakwah Ilallaah.
Banyak rencana yang kami rancang, agar kelak bila kau hadir, kami sudah siap menjadi orang tua yang baik dan mampu mendidikmu dengan didikan yang sesuai dengan dinnul Islam, tuntunan kita seperti yang dicontohkan oleh Rosulullah Saw kepada kita.
Ayah dan Ibu ingin, kelak bila Allah mengamanahkan kepada kami seorang putri, maka dia akan berakhlaq seperti akhlaqnya Fatimah putri Rasulullah, dan bila Allah mengamanahkan seorang putra, maka dia akan seperti Ali.
Setelah tanda kehadiranmu mulai tampak, Ibu sering mual, muntah-muntah, sakit kepala dan sering mau pingsan, Ibu dan Ayah bersyukur kepada Allah atas karunia-Nya, kami menjagamu sepenuh hati, serta senantiasa berharap, kelak kau lahir sebagai anak yang sehat, sempurna dan menyenangkan.
Banyak rencana yang kami rancang, agar kelak bila kau hadir, kami sudah siap menjadi orang tua yang baik dan mampu mendidikmu dengan didikan yang sesuai dengan dinnul Islam, tuntunan kita seperti yang dicontohkan oleh Rosulullah Saw kepada kita.
Ayah dan Ibu ingin, kelak bila Allah mengamanahkan kepada kami seorang putri, maka dia akan berakhlaq seperti akhlaqnya Fatimah putri Rasulullah, dan bila Allah mengamanahkan seorang putra, maka dia akan seperti Ali.
Setelah tanda kehadiranmu mulai tampak, Ibu sering mual, muntah-muntah, sakit kepala dan sering mau pingsan, Ibu dan Ayah bersyukur kepada Allah atas karunia-Nya, kami menjagamu sepenuh hati, serta senantiasa berharap, kelak kau lahir sebagai anak yang sehat, sempurna dan menyenangkan.
Kamis, 27 Oktober 2011
Makna Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober
28 Oktober adalah hari sumpah pemuda. semua orang Indonesia juga pasti tahu itu. namun apakah mereka tahu bagaimana memperjuangkan sumpah pemuda, berikut sepenggal sejarah sumpah pemuda yang saya dapatkan dari situs sumpahpemuda.org dan wikipedia.org :
Uji Kompetensi Perawat (SIP) dipertanyakan????
Rabu tanggal 19 Oktober 2011 adalah moment perawat untuk melaksanakan uji kompetensi untuk mendapatkan Surat Ijin Praktek (SIP) diwilayah naungan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Timur. Hari itu dimanfaatkan bagi perawat yang belum memiliki SIP tentunya mendaftarkan diri untuk mengikuti uji kompetensi tersebut. Dalam hal ini sangat dipertaruhkan kompetensi perawat sebagai profesi profesional. namun suasana yang tak lagi menunjukkan keprofesianalan seorang perawat dalamm uji kompetensi yakni dengan tidak percaya diri mengerjakan uji kompetensi dengan saling membantu. meski demikian dianggap sebagai hal yang biasa.
Telah nyata ditunjukkan betapa profesi keperawatan tidak mampu menjadi tenaga profesional dengan tidak memiliki payung hukum yang jelas, bahkan sudah sekian lama pula Rancangan Undang-undang Keperawatan (RUUK) tak kunjung di sahkan menjadi UU. hal ini telah nyata ditunjukkan bbahwa perawat tidak mampu mendapat beban profesional layaknya seorang dokter. bahkan sebagai pengganti dokter-pun tidak layak. meskipun dalam hal ini perawat disbut-sebut sebagai tim dengan dokter ataupun tim medis lain, namun profesional keperawatan belum menunjukkan hal tersebut kepada masyarakat, bahkan tidak asing masyarakat yang kurang paham memanggil perawat dengan sebutan dokter. sedang perawat tersebut juga banyak yang hanya diam dan mengangguk seraya dirinya seorang dokter. meski tak jarang pula nampak perawat yang dipanggil dengan sebutan dokter dirinya enggan menerimanya dan menjelaskan bahwa dirinya seorang perawat. namun demmikian masyarakat masih belum bisa menerima profesional keperawatan, karena dimata mereka hanya ada dokter. lalu sampai kapan profesional keperawatan akan tetap berjalan dibelakang kedokteran? untuk apa pula mempelajari berbagai macam pelajaran kesehatan (Medis) sedang perawat tidak berwenang melakukannya.
Hal itulah yang menunjukkan bahwa profesional keperawatan tidak di akui masyarakat. Dan masih banyak lagi kekurangan yang harus kita benahi menuju profesinal keperawatan yang sesungguhnya. Good Luck Ners..........
Telah nyata ditunjukkan betapa profesi keperawatan tidak mampu menjadi tenaga profesional dengan tidak memiliki payung hukum yang jelas, bahkan sudah sekian lama pula Rancangan Undang-undang Keperawatan (RUUK) tak kunjung di sahkan menjadi UU. hal ini telah nyata ditunjukkan bbahwa perawat tidak mampu mendapat beban profesional layaknya seorang dokter. bahkan sebagai pengganti dokter-pun tidak layak. meskipun dalam hal ini perawat disbut-sebut sebagai tim dengan dokter ataupun tim medis lain, namun profesional keperawatan belum menunjukkan hal tersebut kepada masyarakat, bahkan tidak asing masyarakat yang kurang paham memanggil perawat dengan sebutan dokter. sedang perawat tersebut juga banyak yang hanya diam dan mengangguk seraya dirinya seorang dokter. meski tak jarang pula nampak perawat yang dipanggil dengan sebutan dokter dirinya enggan menerimanya dan menjelaskan bahwa dirinya seorang perawat. namun demmikian masyarakat masih belum bisa menerima profesional keperawatan, karena dimata mereka hanya ada dokter. lalu sampai kapan profesional keperawatan akan tetap berjalan dibelakang kedokteran? untuk apa pula mempelajari berbagai macam pelajaran kesehatan (Medis) sedang perawat tidak berwenang melakukannya.
Hal itulah yang menunjukkan bahwa profesional keperawatan tidak di akui masyarakat. Dan masih banyak lagi kekurangan yang harus kita benahi menuju profesinal keperawatan yang sesungguhnya. Good Luck Ners..........
Label:
ABOUT Me,
Kompetensi,
Perawat,
SIP,
Uji
Rabu, 09 Februari 2011
Langganan:
Postingan (Atom)