Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Desember 2011

NATAL Vs ISLAM

Natal Versus Idul Fitri itulah yang sering dibicarakan akhir-akhir ini. Apalagi saat ini Natal sedang dirayakan bagi yang merayakan umat nasrani. Bagaimanakah pandangan saudaraku muslim dengan datangnya Natal kali ini? Negatif atau positif kah kita menghadapi hari besar saudara kita Nasrani? Mari kita mencoba menelaah sebagian dari bahasa saudaraku semua...

saya sempat membaca di jejaring sosial, dimana tibanya natal di jaga oleh satuan keamanan yang didalamnya di bawah komando kepolisian. Dimana muncul berita di televisi yang mengatakan bahwa natal kali ini akan di jaga ribuan satuan kepolisian dengan di bantu ORMAS baik Islam serta agama lainnya yang ikut serta dalam satuan keamanan tersebut.

Hal ini membuat diri kita bertanya-tanya ada apakah gerangan......???????

BOM, TERORIS itulah yang selalu menghantui negara kita, apalagi dengan diberitakan bahwa semua itu adalah pekerjaan orang ISLAM....??

saling kecam, saling menyalahkan saling mencela saling membenci selalu itu dan itu yang sering kali saya lihat dan saya baca di jejaring sosial yang menggabungkan kedua ummat beragama tersebut. Namun apakah itu perbuatan yang benar? Akankah agama kita menyetujui kita melakukan hal demikian?

Dalam hal ini AKAL PIKIRAN manusia sangatlah berperan. Kenapa demikian? Karena akal kita berperan dalam pemahaman sesuatu. Layaknya pemahaman tentang beragama. Pemahaman tersebutlah yang membedakan manusia satu dengan yang lain. Pemahaman iitulah yang membuat manusia bersatu, dan pemahaman yang berbeda itu pula yang membuat manusia bertengkar.

 

Yang saya pahami bahwa agama manusia yang bermacam-macam namun semuanya mengajarkan kita dalam kedamaian dan toleransi antar umat beragama. Namun perbedaan pendapat membawa ummat untuk berpecah belah dan bercerai berai demi membawa misi masing-masing, apalagi dengan misi-misi yang anarkis dan tidak manusiawi seperti Teroris yang senantiasa menggunakan BOMnya untuk kepentingan pemahamannya terhadap agama serta AKAL yang digunakan untuk saling menghujat, saling mancaci dan saling menjelekkan agama orang lain demi mempertahankan persepsinya sendiri.

APAKAH SEMUA KEMUNKARAN ITU DIAJARKAN OLEH AGAMA KITA....????

Islam mengajarkan untuk memberi toleransi antar sesama pemeluk agama di dunia ini. Seperti yang Allah katakan dalam Firman-NYa:

La kum dinukum wa liyadin “ Bagiku agamaku bagimu agamamu”

sikap toleransi yang diajarkan kepada kita bukan untuk saling mencela agama lain melainkan untuk hidup dalam DAMAI bersama pemeluk agama lain.... dan saya rasa semua agama mengajarkan hal yang sama.....

marilah kita jaga diri kita dari hal terkecil “Mencela” dari perpecahan antar umat beragama....

Jika kawan-kawan ada yang kurang setuju dengan tulisan saya, mari kita berdialog dengan berkomentar  Disini... terimakasih semoga bermanfaat.....

Rabu, 09 November 2011

Mengapa Do'a Tak diijabah

Pada suatu hari Sayidina Ali Karamallaahu Wajhah, berkhutbah di hadapan kaum Muslimin. Ketika beliau hendak mengakhiri khutbahnya, tiba-tiba berdirilah seseorang ditengah-tengah jamaah sambil berkata, “Ya Amirul Mu’minin, mengapa do’a kami tidak diijabah? Padahal Allah berfirman dalam Al Qur’an, “Ud’uuni astajiblakum” (berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Ku perkenankan bagimu).


Sayidina Ali menjawab, “Sesungguhnya hatimu telah berkhianat kepada Allah dengan delapan hal, yaitu :

Satu Jam Untuk Kebahagiaan Dunia Akhirat

Manusia selalu berada di antara hidayah Allah dan tipu daya syaithan. Kelengahan sedikit saja, syaithan akan bisa menjermusukan seseorang ke dalam lembah yang akan menyia-nyiakan bahkan merusak hidup seseorang. Berikut ini adalah 7 amal penting yang akan menjamin seseorang terhindar dari kondisi negatif itu. Dengan melakukan 7 program ini, seseorang akan diampuni dosanya, dilindungi dari fitnah kubur, dibangunkan rumah di surga, dikabulkan do’anya, dilindungi dari kefakiran, dicukupi kebutuhannya, dibebaskan dari perasaan gelisah. Uniknya lagi, semua hal itu dapat diperoleh hanya dengan membutuhkan waktu kurang lebih 60 menit atau 1 jam saja.


KISAH SESENDOK MADU

Ada sebuah kisah simbolik yang cukup menarik untuk kita simak. Kisah ini adalah kisah tentang seorang raja dan sesendok madu. Alkisah, pada suatu ketika seorang raja ingin menguji kesadaran warganya. Raja memerintahkan agar setiap orang, pada suatu malam yang telah ditetapkan, membawa sesendok madu untuk dituangkan dalam sebuah bejana yang telah disediakan di puncak bukit ditengah kota. Seluruh warga kota pun memahami benar perintah tersebut dan menyatakan kesediaan mereka untuk melaksanakannya.


Selasa, 01 November 2011

Cinta Abu Bakar Terhadap Rosulullah

Ketika Rasulullah berada di hadapan,
Ku pandangi pesonanya dari kaki hingga ujung kepala
Tahukah kalian apa yang terjelma?
Cinta!
(Abu Bakar Shiddiq r.a)

Gua Tsur.
Wajah Abu Bakar pucat pasi. Langkah kaki para pemuda Quraisy tidak lagi terdengar
samar. Tak terasa tubuhnya bergetar hebat, betapa tidak, dari celah gua ia mampu meli
para pemburu itu berada di atas kepalanya. Setengah berbisik berkatalah Abu Bakar.
“Wahai Rasul Allah, jika mereka melihat ke kaki-kaki mereka, sesungguhnya mereka
pasti melihat kita berdua”. Rasulullah memandang Abu Bakar penuh makna. Ditepukn